sepintas rasa itu hadir, namun entah!
aku takut untuk menerima atau menggenggamnya,
karena aku takut akan menjadi sakit yang kedua kalinya.
tuhan tau dan memberitahu namun aku yang tak mau tahu.
malah ketika sakit sibuk menangisi sesuatu itu.
menyesal! namun anehnya malah tetap terperdaya.
itulah manusia yang gampang terlena namun tak mau di aniaya.
aneh bukan???
siapa yang mau disalahkan...??
siapa yang mau disalahkan...??
yang katanya di permalukan padahal sendirinya yang melibatkan.
enggan bersalah namun tetap menyalah.
sempit?pemikirannya?jangan!
baca lagi buku yang pernah kau baca, namun kau enggan mengamatinya.
akhirnya kau sendiri yang akan terapit oleh pemikiran yang sempit.
bergeraklah walau kau tak tahu arah, setidaknya bergerak menjadi seorang proggress,dengan petunjuk yang terupgrade.
mundur satu langkah untuk cinta, maju seribu langkah dalam cita-cita.